Pentingnya Ilmu Pertolongan Pertama Bagi Pelajar

2024-07-21 13:49:51 - Admin PMR

Pertolongan Pertama (PP) merupakan salah satu ilmu yang wajib dikuasai oleh setiap individu. Hal ini karena kemampuan pertolongan pertama dapat secara krusial membantu menyelamatkan jiwa dan fisik seseorang. Pertolongan pertama dapat terpakai di banyak situasi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dinilai penting untuk dikuasai.

Sejauh ini, ilmu pertolongan pertama memang tidak terlalu didalami oleh banyak individu. Masih terdapat anggapan bahwa pertolongan pertama cukup dikuasai oleh pekerja medis maupun relawan palang merah. Hal ini jelas salah mengingat tak semua orang merupakan pekerja medis atau relawan palang merah. Sementara insiden-insiden tertentu yang mengancam nyawa bisa terjadi kapan pun dan di mana pun. 

Dalam teori dan praktiknya, ilmu pertolongan pertama mencakup beberapa hal. Seperti pengecekan fisik, pembalutan perdarahan, pembidaian fraktur, dan lain-lain. Termasuk kelengkapan dan pemanfaatan alat-alat pertolongan pertama yang ada di dalam kotak P3K. Sehingga individu dapat memanfaatkan barang-barang penting seperti kasa, alkohol, gunting medis, plester, dan lain-lain.

Perlu diketahui bahwa penting bagi setiap orang untuk mempelajari teknik pertolongan pertama. Karena seorang yang menguasai pertolongan dapat secara efektif menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain. Sehingga dapat memastikan keselamatan korban sebelum kedatangan tim medis.

Salah satu contoh pentingnya pertoloongan pertama ada pada insiden Kanjuruhan. Di mana mayoritas korban meninggal karena sesak nafas. Sekitar 128 korban meninggal di lokasi kejadian dalam waktu yang sangat singkat. Jumlah itu sejatinya dapat ditekan dengan orang-orang yang menguasai pertolongan pertama.

Normalnya, orang dengan gangguan sesak nafas akut hanya akan bertahan selama kurang dari 5 menit. Sementara pertolongan medis akan sulit dan bahkan tidak mungkin untuk datang dalam waktu kurang dari 15 menit. Sebenarnya permasalahan pada korban dapat diatasai dengan sangat mudah dengan teknik RJP (Restutasi Paru Jantung). RJP sangat mudah dilakukan asal individu memiliki ilmu dasar pertolongan pertama. Dengan melakukan RJP dapat menstabilkan kondisi korban dalam waktu yang singkat.

Andai terdapat 128 orang di antara ribuan orang di insiden Kanjuruhan yang menguasai RJP, maka dapat dipastikan bahwa insiden Kanjuruhan memiliki akhir yang berbeda. Hal ini membuktikan pentingnya ilmu pertolongan pertama bagi setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan insiden yang sama tidak akan terulang. Namun jika sampai terulang, setidaknya jumlah korban akan dapat ditekan secara signifikan.

Menanggapi hal tersebut, Satwika Red Cross berkomitmen penuh dalam memberikan ilmu Pertolongan Pertama bagi individu-individu Palang Merah Remaja di SMAN 1 Genteng. Penguasaan ilmu pertolongan pertama pada pelajar diharapkan dapat membantu pelajar untuk menghadapi krisis-krisis tertentu yang membutuhkan ilmu pertolongan pertama baik di masa kini maupun masa depan.

Tidak perlu menjadi anggota PMR atau PMI untuk mempelaajari ilmu pertolongan pertama. Karena di zaman sekarang, semua tersedia di internet.


- Admin SRC

More Posts